114 PESERTA RAMAIKAN FESTIVAL KENDARAAN HIAS DI KOTA MALANG
114 PESERTA RAMAIKAN FESTIVAL KENDARAAN HIAS DI KOTA MALANG

Festival Kendaraan Hias yang menjadi agenda rutin tahunan dari Pemerintah Kota (PEMKOT) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kota Malang diharpakan menjadi salah satu event yang mampu mendongkrak pariwisata di Kota Malang.

Wakil Wali Kota Malang Drs. Sutiaji mengungkapkan saat memberi sambutan dalam kegiatan Festival Kendaraan Hias 2017 pada Minggu tanggal 27/8 didepan Balai Kota Malang, berbagai agenda yang sudah disiapkan oleh Disbudpar, termasuk salah satunya pawai kendaraan hias. tak lain bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. “Pemkot Malang terus berupaya agar kota ini menjadi kota tujuan wisata, bukan lagi menjadi kota transit wisata. Karena itu, event seperti pawai kendaraan hias ini harus diapresiasi,” kata Sutiaji.

Pawai kendaraan hias, lanjut Sutiaji, terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun, sehingga ke depan perlu dilakukan peningkatan baik dari jumlah peserta maupun pemilihan tema.
“Berdasarkan info panitia, ada 114 peserta yang ikut, dan Pemkot Malang berharap pada tahun-tahun selanjutnya bisa bertambah sehingga kreasi yang ditampilkan juga bervariasi,” ujar pria kelahiran Lamongan ini.

Dalam kesempatan itu, Sutiaji juga berpesan kepada masyarakat, agar nilai-nilai kebersamaan dan persatuan yang ditampilkan dalam acara ini bisa ditangkap dan direnungkan bersama sehingga Kota Malang menjadi kota yang kondusif dan aman. “Nilai-nilai patriotisme juga harus tetap kita jaga bersama,” pungkasnya.

Salah satu tujuan di selenggarakanya Festival Kendaraan Hias yang diikuti semua organisasi pemerintah daerah (OPD) termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) yang menampilkan Islamic Center, perguruan tinggi, hingga perbankan adalah untuk menyukseskan program pariwisata dan memacu kreativitas masyarakat.
Agenda tahunan ini juga diharapkan agar Kota Malang menjadi kota tujuan wisata, dan banyak menarik minat wisatawan dari berbagai kalangan, apalagi tahun 2018, pembangunan fisik Islamic Center yang berada di Kelurahan Arjowinangun Kecamatan Kedungkandang merupakan Icon Kota Malang ini akan dimulai oleh pihak DPUPR, dan itu akan menjadi magnet untuk warga dan Wisatawan untuk berkunjung ke Kota Malang.  (MN).

DPUPRPKP Kota Malang

Website Remi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman = Tiada Henti Membangun Negeri =

Leave a Reply