SAFARI RAMADHAN HARI KE-7, ABAH ANTON BEBERKAN KAMPUNG AREMA DI EMBONG BRANTAS
SAFARI RAMADHAN HARI KE-7, ABAH ANTON BEBERKAN KAMPUNG AREMA DI EMBONG BRANTAS

Perhelatan Safari Ramadan sudah memasuki hari ke-7 dari 10 hari yang dijadwalkan Pemerintah Kota Malang, Safari Ramadhan sebagai bentuk kegiatan tahunan ini tidak akan pernah jatuh dalam lubang seremonial belaka. Safari Ramdhan itu kenikmatan dari Allah SWT, karunia yang di turunkan melalui Malaikatnya, adakah kenikmatan tersebut bisa jatuh pada kedangkalan seremoni.

Dan Safari Ramadhan hari ke-7 bertempat di Masjid Roudhoh, Jalan Embong Brantas, Kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Klojen, Senin 5/6/2017. Tampak hadir dalam acara tersebut, Wakil Walikota Malang, Sutiaji, Sekda, Idrus Achmad, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang yang diwakili Kabid Sumber Daya Air dan Drainase Ir. Bambang Nugroho MT, Asisten, Para Camat dan tokoh Agama.

Walikota Malang yang akrab disapa Abah Anton dihadapan warga dan tokoh masyarakat membeberkan, pembangunan “Kampung Arema” dilakukan dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dengan kisaran anggaran Rp 1 miliar.  “Pemerintah Kota Malang sudah merencanakan kampung di Embong Brantas ini akan jadi “Kampung Arema” yang nantinya akan didominasi warna biru, sekaligus ada gambar para tokoh dan pemain Arema,” kata Abah Anton.

Ungakapan Abah Anton itu sontak mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat yang hadir dalam acara Safari Ramadan. Abah Anton juga berpesan pada momen tersebut juga mengajak warga untuk turut serta dalam mensukseskan rencana program tersebut, sebab sinergitas dengan warga sangat penting demi keberhasilan pembangunan Kampung Arema. “Warga yang memiliki kemampuan menggambar atau inovasi yang lain bisa membantu mensukseskan pembangunan kampung itu nantinya,” tambahnya.

Abah Anton mencontohkan, kondisi warga di Kampung Warna-warni saat ini sangat sadar akan kebersihan serta ramah kepada wisatawan yang datang. Padahal, sebelumnya kampung tersebut dikenal kumuh. “Perubahan pola pikir masyarakat inilah yang sangat penting dan pemerintah akan terus mendorong untuk itu, Kota Malang ini sudah jadi kota percontohan di Indonesia. Sehingga saya atas nama Pemerintah Kota Malang mengajak warga sekalian untuk menjaga hal ini dengan cara bekerjasama dan bersinergi dengan pemerintah,” imbuhnya.

Tak lupa pula, dalam momen bulan suci Ramadan, Abah Anton mengajak warga untuk meningkatkan amal ibadah dan amal kebaikan. “Salah satunya dengan menghidupkan kegiatan di masjid Ar-Roudhoh ini dengan hal yang membuat kita dekat dengan Allah SWT,” pesan Abah Anton.

 Nurcholis selaku Ketua Takmir Masjid Ar-Roudhoh,  sangat berterima kasih, khusunya kepada Abah Anton yang sudah mau Safari Ramadhan ke kampung ini, dan juga menyambut baik rencana pemerintah untuk membangun kampung tersebut menjadi kampung tematik.  “Alhamdulilah, kami atas nama warga sangat berterima kasih kepada pemerintah kota atas inisiatif menjadikan kampung di Embong Brantas ini menjadi kampung wisata,” kata Nurcholis.  (MN).

DPUPRPKP Kota Malang

Website Remi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman = Tiada Henti Membangun Negeri =

Leave a Reply