WALIKOTA MALANG, KEBERSIHAN LINGKUNGAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
WALIKOTA MALANG, KEBERSIHAN LINGKUNGAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA

Pemerintah Kota (PEMKOT) Malang dalam pembangunan kampung-kampung tematik di Kota Malang telah berdampak positif kepada masyarakat. Karena itu, lingkungan yang bersih di kampung tematik dan kawasan lainnya harus terus dijaga oleh semua komponen sehingga memiliki daya tarik bagi wisatawan asing dan dalam negeri.

Hal penting itu disampaikan Wali Kota Malang H. Moch. Anton saat melakukan agenda  karya bakti TNI, Polri, PEMKOT, BUMN, swasta dan masyarakat dengan tema “Menuju Kota Malang Bersih, Sehat & Bermartabat”  di Kampung Warna-warni dan Kampung Tridi pada Jumat 22/9/2017.

Abah Anton panggilan akrab Walikota Malang menegaskan, saat ini keberadaan kampung tematik di Kota Malang menjadi percontohan baik di tingkat nasional bahkan internasional. Keberadaan Kampung Warna-warni dan Kampung Tridi yang sukses menyedot banyak wisatawan harus terus dijaga bersama, khususnya dalam masalah kebersihan lingkungan.  “Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama, keperdulian terhadap lingkungan adalah kuwajiban kita, jangan selalu berharap kepada orang lain untuk membersihkan lingkungan kita, membuang sampah jangan se enaknya saja, di gorong-gorong dan tempat lain yang bukan tempat sampah, buanglah sampah pada tempatnya,  dan saya mengapresiasi peran dari TNI, Polri, OPD dan seluruh elemen yang sudah membantu kegiatan ini,” kata Abah Anton.

Dalam kegiatan yang dihadiri Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Nurul Yakin, Kapolres Malang Kota AKBP Khoiruddin Hasibuan, kepala OPD termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang Ir. Hadi Santoso dan unsur lembaga lainnya itu, Abah Anton juga berpesan kepada masyarakat agar terus berinovasi dalam membangun kampung menjadi kampung tematik yang berdampak positif bagi warga sekitar. “Inovasi yang akan ada di Kampung Warna-warni dan Kampung Tridi adalah jembatan kaca yang saat ini masih dalam proses. Jembatan itu hasil bantuan dari Indana dan non-APBD. Harapannya jembatan kaca ini menjadi destinasi wisata dan menarik wisatawan,” ujar Abah Anton.

Bukan itu saja. Wali kota Malang juga menuturkan pembangunan di kawasan Jalan Ijen dengan menggunakan dana non-APBD. Harapannya, adanya pembangunan di berbagai titik itulah Kota Malang bisa berdampak positif bagi masyarakat. “Bahkan di seberang Kampung Warna-warni ini akan dibangun Kampung Arema yang bisa menjadi destinasi wisata juga. Pemerintah berharap Kota Malang ini bisa berkembang dengan baik dari tahun ke tahun,” pungkasnya.  (MN).

DPUPRPKP Kota Malang

Website Remi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman = Tiada Henti Membangun Negeri =

Leave a Reply