SATGAS DPUPR KOTA MALANG, KESADARAN MENJAGA LINGKUNGAN KUNCI TIDAK TERJADINYA BENCANA
SATGAS DPUPR KOTA MALANG, KESADARAN MENJAGA LINGKUNGAN KUNCI TIDAK TERJADINYA BENCANA

Bencana alam adalah pengingat bagi kita, bahwa kita harus lebih memperhatikan keseimbangan Alam, lebih memperhatikan kemanusiaan, lebih memperhatikan hakikat diri kita sebagai kholifah di muka bumi ini. Jika Tuhan tidak pernah menciptakan bencana alam, Maka kitalah yang akan menghancurkan Alam, karena kita tak termotivasi untuk merawatnya.

Maka dari itu, kesadaran dan kepedulian kita kepada lingkungan harus tetap ada, tidak menunggu orang lain untuk bertindak dan mengerjakanya, tidak menunggu akan dampak dan musibah dari hal itu. Karena kita adalah pelaku dan juga korban dari bencana itu sendiri.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang melalui Satuan Tugas (SATGAS)nya tak pernah lelah melakukan normalisasi saluran air yang ada di Kota Malang. Hal tersebut dibuktikan dengan SATGAS yang selalu turun setiap hari menyisir satu persatu saluran Drainase untuk keperluan normalisasi.

Misalnya yang dilakukan SATGAS DPUPR Kota Malang hari rabu, 20/11/2019 di dua titik, yaitu di Bakti Luhur Dieng dan jalan Simp. Raya Langsep, mereka para SATGAS masih banyak menemukan adanya material-material berbagai macam sampah, baik itu botol, plastik, sampah makanan, kayu, bahkan sampai ada perabot rumah tangga dan sampah-sampah lain yang sengaja dibuang di saluran air.

Tak pelak dari sampah yang dibuang ke saluran air tersebut, akibatnya  menganggu dan menyumbat aliran pada saluran air.Sehingga ketika air mengalir di saluranya, maka saluran air tak mampu menampung volume air, dan air pun meluber ke jalan.

“Kami selalu mengimbau masyarakat lebih meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan. Jangan membuang sampah pada saluran air. Jika sudah banjir karena air meluap dari saluran, tentu akan banyak yang dirugikan. Masyarakat harus lebih meningkatkan lagi kesadaran mereka, biar tidak terjadi bencana” jelas Hari Widodo Koordinator SATGAS DPUPR Kota Malang ini.

Selain itu, lanjut pria yang sering di panggil Beng-beng ini, pihaknya juga seringkali menemukan adanya penyempitan pada saluran drainase, yang itu memang sengaja dipersempit oleh oknum masyarakat dan digunakan untuk kepentingan pribadi. ” Dan hal tersebut juga menjadi salah satu faktor air saluran drainase yang meluap karena tak mampu menampung volume air “. pungkasnya.  (MN)

DPUPRPKP Kota Malang

Website Remi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman = Tiada Henti Membangun Negeri =

Leave a Reply