TANGKAL BANJIR, DPUPRPKP KOTA MALANG SIAP DAMPINGI MASYARAKAT BUAT SUMUR INJEKSI
TANGKAL BANJIR, DPUPRPKP KOTA MALANG SIAP DAMPINGI MASYARAKAT BUAT SUMUR INJEKSI

 

Strategi baru untuk menangkal banjir dan musibah genangan yang selalu datang saat musim hujan. Pemerintah Kota (PEMKOT) Malang mengintrukaikan 57 kelurahan dan 5 Kecamatan di Kota Malang, mulai diwajibkan memiliki sumur injeksi.  Sumur khusus dengan kedalaman tertentu itu, sudah mulai dibangun itu bakal diterapkan di berbagai area. Mulai dari kawasan perumahan dan permukiman, taman, hingga area perkantoran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kota Malang Ir. Hadi Santoso mengungkapkan, keberadaan sumur injeksi diyakini mampu mengurangi genangan secara signifikan. Hal itu terlihat dari beberapa praktik yang sudah dilakukan terlebih dulu.

Dengan diawali pembuatan di area perkantoran DPUPRKP Kota Malang, selasa 28/1/2020 kemarin, diharapakan kawasan perkantoran hingga ruang publik lainnya akan dapat mengikuti.”Pemasangan pertama kami letakkan di titik terendah. Area tersebut selama ini selalu banjir atau terdapat genangan saat hujan. Nanti bisa kita lihat, apakah lebih cepat menyerap atau justru menampung air banyak,” katanya.

Pria yang akrab disapa Soni itu juga menyampaikan, DPUPRKP Kota Malang sangat siap mendampingi masyarakat dan kelurahan yang hendak membuat sumur resapan. Pasalnya, anggaran untuk pembuatan sumur injeksi ini sendiri melekat di masing-masing kelurahan. “Anggaran tidak disediakan di kami, tapi kami siap memberi pendampingan kepada masyarakat dan kelurahan yang hendak membuat sumur injeksi,” tambah Soni.

Lebih jauh disampaikan, saat ini DPUPRKP Kota Malang telah memiliki data berkaitan dengan titik genangan. Nantinya, titik yang sering terjadi genangan itu akan diprioritaskan untuk bisa dibangun. “Kami sudah ada datanya, titik yang paling sering ada genangan akan jadi prioritas,” tegas dia.

Sebelum melakukan gerakan membuat sumur injeksi, selama ini kawasan perumahan dan permukiman di Kota Malang menurutnya juga telah diwajibkan membuat sumur resapan. Sumur resapan ini sendiri fungsinya berbeda dengan sumur injeksi. Bedannya, sumur resapan dibuat untuk menyerap air limbah rumah tangga, sedangkan sumur injeksi hanya diperuntukkan menampung air hujan. “Dan sumur injeksi ini memang sangat cukup efisien,” pungkasnya. (MN).

DPUPRPKP Kota Malang

Website Remi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman = Tiada Henti Membangun Negeri =

Leave a Reply